Ahmad Bajuri, Ketua DPRD Garut.

Ahmad Bajuri, Ketua DPRD Garut.

Saturday, 1 June 2013

Nah! Agus Hamdani di Pintu Jabatan Bupati Garut


Oleh : Deni Rinjani
GARUT,FOKUSJabar.com : Pimpinan DPRD Kabupaten Garut menyatakan sepakat Agus Hamdani Wakil Bupati Garut diusulkan kepada Gubernur Jawa barat dan Mendagri untuk diangkat menjadi Plt Bupati Garut, melalui Sidang Paripurna DPRD, Jum’at (1/3) siang.

Keputusan diambil, setelah Ketua DPRD beserta pimpinan fraksi mengadakan rapat pimpinan dan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD yang berlangsung di ruang pimpinan DPRD, Kamis (28/2).

“Hasil rapat pimpinan dan Bamus telah menyepakati untuk menggelar Sidang Paripurna besok (jum’at,  1/3) dan ini sudah menjadi keputusan bersama,” kata Ketua DPRD Ahmad Bajuri, kepada sejumlah wartawan.
Menurut Bajuri,  keputusan DPRD tentang pengusulan  Agus Hamdani hasil Sidang paripurna nanti disampaikan ke Gubernur Jawa Barat dan Mendagri.

“Soal jadwal Agus dilantik belum tahu kapan waktunya, karena menunggu keputusan dari Gubernur, mudah-mudahan bisa dilaksanakan secepatnya,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Garut, saat ditemui FOKUSJabar.com di Limbangan Garut di sela-sela khitanan massal bersama anak yatim piatu mengatakan bahwa dirinya telah diundang Oleh DPRD Garut, untuk mengikuti Sidang Paripurna.

“Agendanya mengusulkan memberhentikan wakil bupati dari jabatannya dan mengusulkan pula agar Wakil Bupati Garut segera dilantik menjadi Bupati Garut,” katanya.

Disinggung mengenai kesiapannya jika menjabat Bupati, Agus menjawab akan melanjutkan apa saja yang belum dikerjakan mantan Bupati dulu.

“Karena tugas saya saat ini hanya kurang dari satu tahun menjabat Bupati, artinya saya hanya menjalankan RPJMD dulu yang telah dibuat beliau,” pungkasnya. (NOER)

Demokrat Garut, Usung Ahmad Bajuri



GARUT, FOKUSJabar.com : Partai Demokrat Kabupaten Garut menunjuk Ketua DPC, Ahmad Bajuri sebagai bakal calon Bupati Garut 2013 – 2018 mendatang.


Hal itu disampaikan oleh Anggota Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, Dadeng Adikarna, seusai acara rapat internal Partai Demokrat , Sabtu (16/3)

“Dalam AD/ART Partai Demokrat disebutkan, Ketua DPC secara otomatis berhak menjadi calon Bupati. Selain itu, pak Ahmad Bajuri merupakan sosok yang layak memimpin Garut,” terang Dadeng.

Dadeng menilai, Bajuri politisi handal, salah satunya mampu mengangkat Partai Demokrat Garut dari satu kursi menjadi 10 kursi. Bahkan Bajuri dinilai, sebagai tokoh budayawan yang menggondol segudang penghargaan.

“Penghargaan dari Mabes Polri, menjadi Ketua DPRD, selain itu beliau mampu berkomunikasi politik dengan baik kepada seluruh anggota dewan,” tutup Dadeng. (JAT)

Saturday, 11 May 2013

Ahmad Bajuri : Siap Maju Walau Popularitas Partai Menurun



Oleh: Deni Rinjani

GARUT,FOKUSJabar.com: Menjelang Pilkada (pemilihan kepala daerah) Kabupaten Garut September mendatang, Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri mengaku sipa maju sebagai calon bupati, meskipun elektabilitas partainya menurun.
“Teman-teman sudah melihat baliho saya bertebaran di mana-mana, itu karena saya sudah bertekad untuk maju,” kata Ahmad saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/4).

Maskipun awalnya dia tidak akan maju, namun karena permintaan dari berbagai elemen mempercayakannya untuk membangun Garut, akhirnya dia memberanikan diri.

“Saat ini yang menjadi kendala adalah, elektabilitas partai saya sedang menurun, tetapi itu tidak mempengaruhi saya untuk tetap maju,” ungkapnya.

Ahmad menilai, Garut saat ini mengalami krisis kepemimpinan dalam dua decade terakhir. Salah satunya lengsernya Aceng Fikri sebagai Bupati Garut karena tidak ada komunikasi yang baik antara pemimpin dengan masyarakat.

“Silahturahmi harus dijalin dengan setiap elemen masyarakat agar tercipta masyarakat yang saling menghargai dan satu pemahaman (sabilulungan), saya optimis akan mendapat dukungan positif dari masyarakat Garut,” pungkasnya (JAT)
sumber : http://fokusjabar.com/2013/04/02/ahmad-bajuri-siap-maju-walau-popularitas-partai-menurun/

Ahmad Bajuri Siap Bertarung Pada Pilbup Nanti



Suara Garut – Walaupun pelaksanaan Pilkada Garut akan dilaksanakan pada tanggal 8 September 2013, namun beberapa nama balbup garut sudah mulai bermunculan dan telah tercatat sekitar 48 orang yang ingin mengincar posisi Garut Satu ini, salahsatunya adalah Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri, SE yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kab. Garut.

Hal tersebut diiyakan oleh Bajuri pada saat dikonfirmasi oleh Suara Garut di ruang kerjanya DPRD Garut, dikatakannya, “Ya saya insya Allah saya akan mencalonkan diri untuk Bupati Garut periode 2013-2018″, “untuk itu mohon do’a restunya mudah-mudahan partai bisa memberikan kepercayaan pada saya untuk bisa diusung sebagai Calbup Garut pada Pilbup Garut dari Partai Demokrat”, Ungkapnya penuh optimis.

Selanjutnya Bajuri menjelaskan dasar keberangkatannya untuk maju sebagai calbup Garut adalah dalam rangka “Ngawangun Garut nu Sabilulungan”, insya Allah mulai besok saya pun akan melalukan sosialisasi berupa selebaran/pamphlet yang bertuliskan “Dengan senantiasa memohon kerdhoan Allah SWT, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Kabupaten Garut atas kepercayaan dan dukungannya untuk pencalonan menjadi Bupati Garut Periode 2013-2018 dan mari kita bersama untuk Ngawangun Garut anu Sabilulungan”,Ujarnya.

Bajuri pun menerangkan tentang slogan dan makna kalimat yang tertera dalam selebaran tersebut. Menurutnya, ia sengaja menggunakan slogan “Ngawangun Garut nu Sabilulungan” dengan tujuan agar Garut kondusif, tidak terpecah belah atau gontok-gontokan. Yang dibutuhkan Garut sekarang ini sabilulungan agar kesatuan dan persatuan terjaga dan terpelihara. Dengan sabilulungan maka tujuan-tujuan penyelenggaraan pemerintahan insya Allah akan tercapai dengan mudah,” jelasnya.

Masih menurut Bajuri, niatnya untuk mencalonkan diri merupakan hasil pemikiran dan konsultasi panjang. Dan niat itu, lanjutnya, muncul setelah ada dorongan dari berbagai tokoh Garut. “Dan selebaran yang berisi ucapan terima kasih atas dukungan masyarakat Garut tersebut, merupakan jawaban atas dukungan yang diberikan para tokoh tadi. Insya Allah, saya siap menerima dukungan masyarakat sepanjang ada ridho Allah,” ucapnya.

Bajuri pun mengatakan, Partai Demokrat dengan raihan kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Garut pada Pileg 2009 lalu, harus mengambil peluang untuk mengusung calon bupati dari kalangan internal pada Pilbu, 2013 ini.

“Keberanian saya untuk maju pada Pilbup, tak lepas pula dari restu partai. Meski secara formalnya restu partai akan terbit pada April bulan depan,” paparnya. Ditanya soal dengan siapa akan berpasangan, Bajuri hanya berkomentar hal itu terserah keputusan partai.

“Sebab partailah yang akan menentukan dengan siapa saya akan berpasangan,” jelasnya seraya menambahkan, kejelasan soal figur pasangan akan bisa diketahui sekitar pertengahan April. “Pada April itulah restu partai akan terbit sekaligus dengan keputusan pasangannya,” tuturnya.

Seperti diketahui, karir politik Bajuri melesat berbarengan dengan melsatnya Partai Demokrat. Saat Pileg 2004 lalu, mantan Kepala Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu ini, langsung mendaftarkan diri ke partai besutan SBY tersebut. Dewi Fortuna berpihak kepadanya. Ia berhasil menduduki kursi DPRD Garut dari Dapil 2, dan menjadi kursi satu-satunya Partai Demokrat di DPRD Garut.

Keberhasilannya meraih kursi di DPRD, membuka jalan bagi Bajuri untuk menjadi orang nomor 1 di DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut. Maka sejak tahun 2004 lalu, ia pun dipercaya menjadi Ketua DPC Demokrat Garut hingga sekarang dan dipercaya sebagai Ketua DPRD Garut periode 2009-2014.(AS)

sumber : http://suaragarut.com/2013/03/3240/

Ahmad Bajuri: Rakyat Garut Nggak Bakal Terprovokasi, Proses Pemakzulan Aceng Tetap Dilakukan

Ahmad Bajuri
RMOL. DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, segera  menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan pemberhentian atau pemakzulan Bupati Aceng Fikri.

“Apapun keputusannya tentu akan ditindaklanjuti sesuai meka­nisme yang sudah ba­ku. Se­telah itu ada kewajiban DPRD me­nyam­paikannya ke­pada Men­dagri,’’ kata Ketua DPRD Garut Ahmad Bajuri ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, Rabu (23/1) MA mengabulkan permohonan DPRD Garut mengenai pemak­zu­lan Bupati Garut Aceng HM Fikri.

Aceng dinilai melanggar sum­pah jabatan   karena sudah meni­kahi seorang ABG, Fanny Ok­to­ra, yang empat hari kemudian di­ceraikannya.

Ahmad Bajuri selanjutnya me­ngatakan,  setelah menerima sa­linan putusan MA, pihaknya akan membahas masalah ini dalam Ra­pat Pimpinan (Rapim), Rapat Ba­mus, dan selanjutnya menggelar si­dang paripurna.
Berikut kutipan selengkapnya;

Apa salinanputusan MA itu belum sampai ke DPRD Ga­rut?
Belum. Kalau salinan putusan itu sudah diserahkan kepada DPRD Garut, tentunya akan di­ba­wa di Rapim, Rapat Bamus dan Ra­pat Paripurna, kan memang mekanisme yang harus dilakukan seperti itu.
Kenapa belum sampai?
Mungkin sedang diproses. Tapi saya tidak tahu persis kapan sali­nan putusan itu sampai ke DPRD Garut. Mudah-mudahan sih tidak terlalu lama.

Waktunya hanya 30 hari se­telah putusan itu dibuat, apa ti­dak terlalu mepet?
Lihat saja nanti. Kami juga kan harus melalui tahapan-ta­hapan dan mekanisme-meka­nis­me yang ada.

Lama tidak tahapan dan me­kanismenya?
Tidak kok, ini kan hanya baha­san mengenai putusan MA saja.

Jangan-jangan nanti ada per­debatan?
Saya rasa tidak. Nanti kan surat putusan MA ini disampaikan ke Rapim dan Bamus. Nanti itu dibicarakan dengan seksama.

Apa tidak ada kesulitan, mengingat ada yang men­du­kung Aceng?
Kalau itu ada, tentu kami akan balikkan kepada mekanisme pe­rundang-undangan yang berlaku.  Waktu mengajukan ke MA, kami juga melalui jalur perundang-undangan kan.

Bunakah bisa saja anggota DPRD itu berbalik arah?
Tidak sampai begitu juga. Ka­re­na perbedaan pendapat itu sebe­lum diserahkan ke MA itu kan su­dah selesai. MA pun sudah mem­­bu­­­ka sang­gahan, saya rasa itu su­dah cukup dan tidak ada perde­batan lagi.

Artinya DPRD nggak bakal masuk angin?
Ya. Ini kan sudah terbuka. Bu­kan hal yang bisa disem­bu­nyi­kan. Kalau pun terjadi intrik-in­trik un­tuk mengulur waktu, re­pu­tasi dan partai masing-masing fraksi di­pertaruhkan. Saya po­sitif thin­king saja karena ini su­dah terbuka dan jelas.

Sudah bulat satu suara?
Ya.  Sudah terbuka semua, ma­ka tentunya publik memantau permasalahan ini, baik di daerah maupun pusat.
Saya rasa sekarang ini tidak mungkin satu fraksi pun yang tidak mendukung putusan MA ini karena itu mempertaruhkan ke­perc­ayaan publik.

 Bagaimana dengan aksi de­mo dukung  Bupati Aceng?
Kami percaya pada seluruh ma­syarakat Garut. Masyarakat sa­ya rasa sudah cerdas, semua mengedepankan asas hukum dan mengedepankan kepentingan yang lebih besar.

Bagaimana kalau masyara­kat diprovokasi agar serbu ge­dung DPRD Garut saat Rapat Paripurna?
Tidak seperti itu. Semua sudah ta­hu masalahnya. Saya yakin rak­yat Garut nggak bakal terprovo­kasi atas proses pemakzulan Pak Aceng tersebut.

Apakah ada pengamanan khusus?
Itu adalah kewajiban dari apa­rat keamanan untuk melaku­kan pengamanan. KMI sudah la­kukan koordinasi dengan Polres Garut.

Aceng akan mengajukan gu­ga­tan, tanggapan Anda?
Apa pun langkah diambil, ti­dak akan mengganggu pemak­zulan itu. Sebab, putusan MA itu ber­­sifat fi­nal, dan  mengikat. Ka­lau Pak Aceng mau melakukan gu­gatan, ya mangga atuh (silakan saja).  [Harian Rakyat Merdeka]

sumber : http://www.rmol.co/read/2013/01/26/95731/Ahmad-Bajuri:-Rakyat-Garut-Nggak-Bakal-Terprovokasi,-Proses-Pemakzulan-Aceng-Tetap-Dilakukan-